Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kader Pagar Nusa Banjarmasin Raih Juara 1 di Wali Kota Cup 2026

Kader Pagar Nusa Banjarmasin Raih Juara 1 di Wali Kota Cup 2026

  • account_circle Sahran Saukhan
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANJARMASIN – Kader Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa PAC Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Muhammad Rofi’i, berhasil menorehkan prestasi gemilang.

Ia sukses merebut Juara 1 Kategori Tanding Remaja Kelas B Putera dalam ajang kejuaraan pencak silat Wali Kota Cup Tahun 2026.

Kompetisi ini berlangsung di GOR Voli SKB Mulawarman, Kota Banjarmasin, mulai 15 hingga 17 Juni 2026.

Turnamen Wali Kota Cup 2026 ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian acara untuk memperingati hari jadi ke-500 tahun Kota Banjarmasin.

Ajang ini menjadi medan persaingan yang cukup ketat karena diikuti oleh perwakilan dari 31 perguruan pencak silat yang ada di wilayah Kota Banjarmasin.

Perjalanan Rofi’i menuju podium tertinggi tidak dilalui dengan mudah. Mengingat ini merupakan pengalaman pertamanya, ia sempat mengalami kebingungan di atas gelanggang karena harus beradaptasi dengan regulasi baru.

Kondisi tersebut membuatnya beberapa kali melakukan pelanggaran di awal-awal babak pertandingan.

Meskipun demikian, Rofi’i mampu bangkit, mengevaluasi penampilan, dan belajar dari kesalahan di setiap babak.

Puncak perjuangan terjadi pada laga final, di mana Rofi’i harus berhadapan dengan pesilat tangguh dari perguruan Walet Putih.

Pertandingan berlangsung dengan sangat sengit dan menegangkan. Melalui strategi yang matang dan ketenangan di detik-detik akhir, Rofi’i akhirnya berhasil mengunci kemenangan dengan keunggulan tipis, selisih 1 poin dari lawannya.

Laga Final | Sumber Dok. : Istimewa

Usai upacara penganugerahan medali, Muhammad Rofi’i menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini.

“Alhamdulillah, kemenangan ini merupakan berkah yang luar biasa. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua dan teman-teman yang selalu memberikan dukungan tanpa henti. Apresiasi tertinggi juga kepada Pagar Nusa Banjarmasin Utara serta Pagar Nusa Kota Banjarmasin atas bimbingannya. Prestasi ini juga saya dedikasikan sebagai wujud hormat kepada para ulama pendiri Pagar Nusa,” ujar Rofi’i.

Keberhasilan ini turut mendapat apresiasi tinggi dari pihak pengurus organisasi. Pengurus PAC Pagar Nusa Banjarmasin Utara, Aldy, menyatakan bahwa pencapaian Rofi’i membuktikan efektivitas pola pembinaan atlet yang selama ini dijalankan di lingkungan organisasi.

“Kami sangat bangga atas kerja keras dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Rofi’i. Prestasi ini menunjukkan bahwa sistem pembinaan atlet di Pagar Nusa berjalan ke arah yang benar. Semoga kami terus konsisten melakukan pembinaan serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama organisasi dan daerah di masa mendatang,” kata Aldy.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar PSNU Pagar Nusa se-Kota Banjarmasin, sekaligus membuktikan potensi besar yang dimiliki oleh anak-anak muda NU di bidang olahraga khususnya pencak silat.

  • Penulis: Sahran Saukhan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sipil Yang Lemah? Penyebab ASN Tidak Ikut Upacara Kemerdekaan di Istana Negara?

    Sipil Yang Lemah? Penyebab ASN Tidak Ikut Upacara Kemerdekaan di Istana Negara?

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Lintang Narendra
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Oleh: Lintang Narendra* — Sejak kecil, masyarakat Indonesia terbiasa melihat seragam sebagai tanda kekuatan. Seragam TNI dan Polri hadir dalam upacara, berita, film, baliho, acara kenegaraan, pengamanan, penanganan bencana, sampai kegiatan di sekolah. Tubuh yang tegap, langkah yang sama, suara komando yang keras, pangkat di pundak, dan senjata yang dibawa menciptakan kesan yang mudah ditangkap: […]

  • Foto Karya AI Untuk Tulisan Ini

    PBNU 2021 – 2026 Dalam Sorotan Publik

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle M Syarbani Haira
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Oleh : M Syarbani Haira* — JIKA mencermati dengan seksama, kepengurusan PBNU pimpinan Gus Yahya (GY), masa khidmat 2021 – 2026, satu-satunya kepengurusan PBNU yang mendapatkan sorotan publik, begitu tajam. Ironisnya, sorotan itu bukan hanya dalam dimensi yang positive konstruktive, melainkan sebaliknya, cenderung negative destruktive. Berbagai kritik dan koreksi, hujatan dan sumpah serapah, kerapkali terdengar dari […]

  • Kala Politik Jadi Bencana Bagi NU

    Kala Politik Jadi Bencana Bagi NU

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Romario
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Oleh: Romario*  Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan tanggapan dan pemikiran tandingan atas tulisan Najmi Fuady berjudul “NU dan DNA Politik-nya” yang menyoroti rekam jejak historis serta dinamika keterlibatan Nahdlatul Ulama dalam panggung politik nasional. Sudah sejak lama NU ikut berpolitik di Indonesia. Hal ini dimulai dari masa berdirinya Partai Masyumi yang di dalamnya tergabung anak […]

  • Moderasi Beragama dan Algoritma Media Sosial: Mengapa Dakwah NU dan Muhammadiyah Tertinggal di YouTube?

    Moderasi Beragama dan Algoritma Media Sosial: Mengapa Dakwah NU dan Muhammadiyah Tertinggal di YouTube?

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Romario
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Oleh: Romario* — NU dan Muhammadiyah adalah dua organisasi Islam yang sudah lama eksis di Indonesia. Secara historis baik NU dan Muhammadiyah terlibat dalam urusan negara bangsa serta memiliki anggota yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia serta menjadi wajah Moderasi Beragama. Seiring perkembangan teknologi dan masuknya gerakan Islam transnasional memberi ancaman bagi NU dan […]

  • Doomscrolling dan Generasi Z: Ancaman Nyata bagi Kesehatan Mental Anak Indonesia

    Doomscrolling dan Generasi Z: Ancaman Nyata bagi Kesehatan Mental Anak Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Romario
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Oleh: Romario* — Kesehatan mental telah menjadi permasalahan internasional, termasuk juga di Indonesia. Salah satu penyebab paling besar adalah penggunaan smartphone dan media sosial. Perubahan dari dunia analog ke dunia maya, tidak hanya mengubah kemajuan zaman namun juga meningkatnya permasalahan mental. Dari penelitian yang dilakukan Jonathan Haidth dalam bukunya Generasi Cemas, menunjukan bahwa banyak remaja kecanduan […]

  • Ulasan Buku Surrounded By Idiots: Bisakah Kita Membaca Perilaku Manusia?

    Ulasan Buku Surrounded By Idiots: Bisakah Kita Membaca Perilaku Manusia?

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Romario
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Oleh: Romario* — Awal mulanya buku ini ditulis Thomas karena ada seorang pemimpin perusahaan yang marah dengan pegawainya, lalu menganggap orang-orang sekitarnya sebagai idiot. Dari sinilah Thomas tergerak membaca perilaku manusia. Dalam buku ini, ia membagi perilaku manusia dalam empat warna, yakni Merah, Kuning, Hijau dan Biru, dan setiap orang bisa saja dominan di salah satu […]

expand_less