Breaking News
light_mode
Beranda » Artikel » Keutamaan dan Amalan Hari Tasyrik

Keutamaan dan Amalan Hari Tasyrik

  • account_circle M Syarbani Haira
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Keutamaan dan Amalan Hari TASYRIK, Sebuah Refleksi

Saat ini umat Islam di seluruh dunia sedang memasuki Hari Tasyrik, yakni hari ke-11, 12 dan 13 bulan Dzulhijjah, tahun hijriyah. Tepatnya 3 hari setelah Idul Adha berlangsung, atau hari tasyrik yang ke-3. Dan hari ini, untuk masyarakat Islam Nusantara, dan beberapa negara kawasan Asia, merupakan hari terakhir, hari ketiga.

Hari tasyrik memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan. Karena itulah, maka umat Islam tidak diperkenankan untuk melaksanakan ibadah puasa apa pun. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa hari tasyrik merupakan hari makan dan minum. Karenanya dilarang berpuasa, dan tepatnya merupakan hari dzikir.

Terkait dengan ini, Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman bahwa, “Ingatlah Allah di hari-hari yang terbilang.” (QS. Al-Baqarah : 203).

Dapat disimpulkan jika yang dimaksud dengan “hari-hari yang terbilang” adalah tiga hari setelah Idul Adha, yang disebut dengan hari tasyrik . Hal ini sebagaimana pendapat dari Ibnu Umar dan mayoritas ulama.

Kenapa Allah Ta’ala mengistimewakan hari tasyrik? Dan kenapa pula Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan hari ini sebagai waktu istimewa untuk berdzikir. Sehingga Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan umat-Nya, kaum muslimin, untuk memperbanyak dzikir di hari ini.

Kemudian, dalam sebuah hadits rasulullah SAW, dari Abdullah bin Qurth radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda : “Hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari qurban (Idul Adha) kemudian hari al-qarr .” (HR. Abu Daud 1765).

Sedang yang dimaksud hari ‘al-qarr’ adalah tanggal 11 Dzulhijjah. Ini berdasarkan keterangan dari Imam Ibnu Khuzaimah, bahwa Abu Bakar telah mengatakan bahwa: “Hari ‘al-qarr’ adalah hari kedua setelah hari qurban”.

Selain itu, Imam Al Hasan Al Bashri juga mengatakan bahwa, “Kebaikan di dunia adalah ilmu dan ibadah. Kebaikan di akhirat adalah surga”.

Memahami masalah ini, ulama Sufyan Ats Tsauri dengan tegas mengatakan bahwa, “Kebaikan di dunia adalah ilmu dan rizki yang thoyib. Sedangkan kebaikan di akhirat adalah surga”.

Menurut Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitabnya Fathul Bari bi Syarhi Shahibil Bukhari menjelaskan, salah satu keutamaan yang terkandung pada hari tasyrik adalah waktu yang istimewa untuk melakukan ibadah, karena kebanyakan pada hari itu kebanyakan orang lalai.

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani mengutip sebuah hadist, yang menganjurkan umat Islam untuk selalu membaca tahlil, tahmid, dan takbir. Katanya: “pada riwayah Ibnu Umar ada tambahan kalimat diakhirnya, “Perbanyaklah Tahlil, Tahmid, dan Takbir pada Hari Tasyrik” (Al-Asqalani, 2004 M/1424 H).

Nukilan tersebut sekaligus telah menggambarkan, amalan-amalan apakah yang harus dilakukan pada saat hari Tasyriq? Pertama, anjuran untuk memperbanyak berdzikir kepada Allah SWT. Ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala, yang maksudnya : “Ingatlah Allah di hari-hari yang terbilang” (QS. Al-Baqarah : 203). Hari-hari yang terbilang itu adalah di hari tasyrik.

Ini sejalan dengan riwayah dari Nubaisyah al-Hudzali radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda : “Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i).

Kedua, menyemarakkan dzikir pada hari tasyrik. Ini bisa dilakukan dalam beberapa bentuk, antaranya (Lathaiful Ma’arif , 504 – 505) : Melakukan Takbiran setiap selesai shalat wajib. Ini sebagaimana yang dilakukan oleh para sahabat. Sebagaimana praktek Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau dulu bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai setelah dzuhur, hingga pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Ketiga, memperbanyak berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dalam hal ini, sebagian dari para ulama itu telah menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak berdoa di hari tasyrik ini.

Sebagaimana juga telah diriwayatkan oleh Ikrimah (murid Ibn Abbas), dengan mengatakan bahwa, doa berikut dianjurkan untuk dibaca pada hari tasyrik : “rabbnaa aatinaa fid-dun-yaa hasanah wa fil aa-khirati hasanah, wa qinaa adzaaban-naar” (Lathaiful Ma’arif , Hal. 505).

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Mengingat hari Tasyrik merupakan hari yang paling agung di mata Allah SWT, setelah hari raya kurban, maka menjadi relevan jika kita memuliakan hari tasyrik ini dengan sejumlah amalan sebagaimana disebut di atas. Bagaimana pun juga, waktu yang istimewa itu tentu saja akan memberikan ganjaran, yang juga sangat istimewa. Wallahu a’lam bis-sawab … !!!

Avatar photo

Penulis

Pekerja Sosial, Jurnalis, dan Pengamat Sosial. Aktif di networking NGO internasional, for humanity, empowering society, peace and justice. Menekuni Demografi - Geografi, al-Bidayah wa an-Nihayah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto Pribadi

    Profil KH Zulfa Mustofa, Kandidat Ketua Umum PBNU 2026-2031

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Noura Dalla Adilla
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta – The Nusantara Insight : Hiruk pikuk Munas NU mengenai lokasi muktamar, berakhir sudah. PBNU, melalui rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziah, melaksanakan pertemuan khusus, yang dihadiri lengkap. Termasuk tim survei yang sudah turun ke lapangan. PBNU akhirnya memutuskan jika Muktamar NU ke-35 ini, akan dilaksanakan di Pesantren Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur. Event 5 […]

  • ronaldo dkk

    “Ayat-ayat Cinta Ronaldo-Messi dan Anarkisme Mbappe-Haaland”

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle M Syarbani Haira
    • visibility 19
    • 0Komentar

    “Ayat-ayat Cinta Ronaldo-Messi dan Anarkisme Mbappe-Haaland” By : M Syarbani Haira – Sahabat … !!! Kekaguman dan kecintaan terhadap aktor mesin bola dunia selama tiga, bahkan empat decade terakhir ini, membuat saya harus melanggar tata krama penulisan dunia jurnalistik. Judul berita CNN Indonesia, edisi Kamis, 23 Juni 2026, “Ayat-ayat Cinta Ronaldo-Messi dan Anarkisme Mbappe-Haaland” saya […]

  • Kader Pagar Nusa Banjarmasin Raih Juara 1 di Wali Kota Cup 2026

    Kader Pagar Nusa Banjarmasin Raih Juara 1 di Wali Kota Cup 2026

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Sahran Saukhan
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANJARMASIN – Kader Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa PAC Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Muhammad Rofi’i, berhasil menorehkan prestasi gemilang. Ia sukses merebut Juara 1 Kategori Tanding Remaja Kelas B Putera dalam ajang kejuaraan pencak silat Wali Kota Cup Tahun 2026. Kompetisi ini berlangsung di GOR Voli SKB Mulawarman, Kota Banjarmasin, mulai 15 hingga […]

  • Foto Karya AI Untuk Tulisan Ini

    PBNU 2021 – 2026 Dalam Sorotan Publik

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle M Syarbani Haira
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Oleh : M Syarbani Haira* — JIKA mencermati dengan seksama, kepengurusan PBNU pimpinan Gus Yahya (GY), masa khidmat 2021 – 2026, satu-satunya kepengurusan PBNU yang mendapatkan sorotan publik, begitu tajam. Ironisnya, sorotan itu bukan hanya dalam dimensi yang positive konstruktive, melainkan sebaliknya, cenderung negative destruktive. Berbagai kritik dan koreksi, hujatan dan sumpah serapah, kerapkali terdengar dari […]

  • Menelusuri Berita Populer: Dari Politik Hingga Kesehatan

    Menelusuri Berita Populer: Dari Politik Hingga Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Developer
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Memahami Berita Populer Di era digital ini, berita populer menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Berita yang mencakup berbagai kategori seperti politik, teknologi, budaya, dan kesehatan sangat diperlukan untuk menjaga kita tetap terinformasi tentang isu terkini. Mengikuti berita terbaru tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga membentuk pandangan kita terhadap dunia. Kategori Berita yang Penting […]

  • Nasionalisme yang Kehilangan Cermin : Ketika Retorika Kebangsaan Tidak Lagi Sejalan dengan Perilaku

    Nasionalisme yang Kehilangan Cermin : Ketika Retorika Kebangsaan Tidak Lagi Sejalan dengan Perilaku

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Alfinnor Effendy
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Oleh : Alfinnor Effendy* —  Di negeri ini, kata nasionalisme sering kali terdengar begitu nyaring. Ia diucapkan dalam pidato-pidato resmi, diteriakkan dalam upacara-upacara seremonial, ditulis dalam slogan-slogan besar yang memenuhi ruang publik. Namun, pertanyaan yang jarang diajukan adalah apakah nasionalisme cukup diukur dari seberapa sering seseorang mengucapkannya? Sejarah mengajarkan bahwa nasionalisme bukanlah perkara kata-kata. Ia adalah […]

expand_less