Breaking News
light_mode
Beranda » Artikel » “Ayat-ayat Cinta Ronaldo-Messi dan Anarkisme Mbappe-Haaland”

“Ayat-ayat Cinta Ronaldo-Messi dan Anarkisme Mbappe-Haaland”

  • account_circle M Syarbani Haira
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Ayat-ayat Cinta Ronaldo-Messi dan Anarkisme Mbappe-Haaland”

By : M Syarbani Haira – Sahabat … !!! Kekaguman dan kecintaan terhadap aktor mesin bola dunia selama tiga, bahkan empat decade terakhir ini, membuat saya harus melanggar tata krama penulisan dunia jurnalistik. Judul berita CNN Indonesia, edisi Kamis, 23 Juni 2026, “Ayat-ayat Cinta Ronaldo-Messi dan Anarkisme Mbappe-Haaland” saya jiplak apa adanya. Tanpa kurang, dan tidak lebih. Jika ada yang berbeda, saya hanya menambahkan punctuation atau symbol dua koma di atas (“) di awal judul dan diakhirnya. Merujuk pedoman ejaan resmi yang diterbitkan oleh pemerintah, ini disebut dengan istilah tanda petik.

Juzt informasi, tanda baca dalam Bahasa Indonesia merupakan symbol yang nggak ada hubungannya dengan suara, kata, atau frasa dalam suatu Bahasa. Tanda baca itu sendiri berperan menunjukkan sebuah struktur tulisan, intonasi, dan jeda pada saat pembacaan.

Ini terpaksa perlu saya sampaikan, karena banyak sekali kaum aktivis, akademisi, bahkan kolomnis, kadang tak mengerti makna dan maksudnya. Mereka hanya sekadar menulis, atau membaca seadanya, tanpa mengerti substansi maksud dan tujuannya. Ironis, para dosen pembimbing, yang menguji banyak skripsi, tesis, bahkan disertasi, juga setali tiga uang.

Demikian pula dengan para tokoh yang ditunjuk menjadi anggota Dewan Seleksi Lembaga tertentu, atau Dewan Hakim perlombaan tertentu, hanya bermodalkan yang bersangkutan sudah bergelar sarjana, tetapi tidak pernah belajar seluk beluk Bahasa, termasuk tanda baca itu, untuk apa? Padahal dalam banyak kegiatan, aspek kebahasaan, atau tata Bahasa, merupakan salah satu bidang yang harus diuji kompetensinya, jika sedang ada tugas membikin, atau menguji naskah atau makalah.

Itu sebabnya, meski tulisan ini terkait dengan fenomena pertandingan sepak bola dunia, atau World Cup hari ini sedang ramai, yang sedang berlangsung di negeri paman sam, Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada, saya juga secara ber-sengaja menyinggung sedikit soal tata bahasa, atau ke-bahasa-an, dan berikut penggunannya.

Mengawali beritanya, CNN  menulis : “Dua megabintang, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, memperlihatkan magisnya belum luntur di Piala Dunia 2026, kendati usia tak muda lagi”.

“Seperti empat tahun lalu atau bahkan delapan tahun lalu, dua poros prestasius ini tetap jadi sorotan di Piala Dunia 2026. Media sosial pun tetap riuh membandingkan”.

“Seperti sebuah novel tetralogi, belum diketahui apakah adicerita Messi sudah di buku ketiga atau keempat. Mungkin Messi sudah di senja karier, tetapi belum paripurna”, begitu dramatisasi berita CNN yang home base-nya di ibukota negara Republik Indonesia, Jakarta.

Dunia yang Berubah Cepat

Sebelum meneruskan berita ini, saya ingin menjelaskan sedikit siapa sebetulnya pemilik CNN Indonesia ini? Kenapa? Karena sejumlah sahabat jurnalis di luar negeri kadang nanya, apakah CNN Indonesia itu merupakan bagian dari CNN Internasional?

Karena saya sudah tak lagi menyandang predikat jurnalis, maka akses saya ke lembaga itu relative susah. Bukan tertutup. Beda dengan status saya tahun 1980-an dan 1990-an, hampir semua instansi bisa saya masuki, termasuk ke badan keamanan, meski tidak sekali dua juga kami diusir.

Namun, di era kemajuan teknologi ini, dunia yang berubah dengan cepatnya ini, informasi apa pun bisa didapat. Ada mbah Google yang bisa membantu. Meski kadang infonya bisa bias, keliru, bahkan salah, tetapi umumnya masih bisa dipercaya.

Melalui publikasinya di Wikipedia, CNN Indonesia dimiliki oleh konglomerat Chairul Tanjung melalui kelompok usahanya, CT Corp, yang menaungi PT Trans Media Corpora. Meski menggunakan merita asal Amerika Serikat, operasional dan kepemilikan lokalnya sepenuhnya dikelola di bawah Perusahaan media nasional tersebut.

Masih menurut Wikipedia, CNN International (CNNI) adalah jaringan televisi kabel dan satelit global, yang menyajikan siaran berita dan analisis urusan terkini dari seluruh dunia. Perusahaan ini dioperasikan oleh Warner Bors. Discovery, saluran ini menyiarkan berita 24 jam non-stop dengan focus pada audiens internasional, yang menurut mereka berbeda dengan CNN versi domestic di AS.

CNN Internationsl focus meliput berita politik, bisnis, teknologi, gaya hidup, dan peristiwa global. Mereka memiliki biro-biro di beberapa kota besar di dunia, seperti Atlanda, London, Hong Kong, dan Abu Dhabi. Beritanya disampaikan dalam Bahasa Inggris, namun CNN Indonesia memiliki otoritas memberitakan produknya CNN International dalam Bahasa Indonesia.

Drama Messi – CR7

Nama Ronaldo kerapkali disebut CR7. Tokoh bola yang kini bermain untuk kesebelasan klub Arab Saudi, Al Nassr ini, pun layaknya serial film perjuangan. CNN belum bisa menyimpulkan, apakah Piala Dunia 2026 sekuel penutup atau malah prekuel menuju klimaks untuk membuat kejutan besar.

“Messi membuka kisah Piala Dunia 2026 dengan trigol. Ia menangis. Lantas terungkap sang ayah sedang dirawat di rumah sakit saat pertandigan melawan Aljazair.

Laga berikutnya, Messi mencipta dwigol ketika melawan Austria setelah sempat gagal sebagai algojo penalti. Messi memecahkan rekor dunia menjelang ulang tahun ke-39.

Adapun Ronaldo mengawali pesta sepak bola sejagat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini dengan tumpul. Ronaldo dicap egois; kemaruk; loba; tamak; rakus; serakah. Negatif semua.

Namun di laga kedua, Ronaldo menunjukkan bahwa sisi kepahlawanan miliknya masih ada. Ronaldo mencetak dua gol, membungkam kritik sekaligus mengantar Portugal meraih kemenangan”.

Menurut CNN, “satu sikap yang sama ditunjukkan Messi dan Ronaldo atas situasi-situasi itu, cinta. Yang diperlihatkan adalah rasa cinta akan sepak bola, rasa cinta pada negara. Nasionalisme”.

Ditambahkan, “keduanya menunjukkan rasa cinta yang megah di Piala Dunia 2026. Tanpa cinta yang begitu mega, tak mungkin performa mereka berada pada level yang sangat tinggi.

Pada saat yang sama ada Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang juga istimewa. Bakat keduanya tak diragukan. Saat ini Haaland dan Mbappe sedang mengukir wiracerita yang tak kalah epik.

Bedanya, yang sudah senja mempertontonkan cinta, yang muda melakukan anarkisme. Mbappe dan Haaland sama-sama menunjukkan performa yang liar di atas lapangan.

Siapakah yang akan menggubah kisah manis di akhir Piala Dunia 2026? Yang pasti, ada cerita Messi-Ronaldo akan abadi dan epos Mbappe-Haaland bakal merusak tatanan”.

Jika ini yang terjadi, maka bola akan selalu membuat Sejarah. Sejarah manusia dengan segala suka dukanya. Maka itu tak aneh sejarah umat manusia begitu beragam. Mulai dari perebutan isteri antara Qabil dan Habil, hingga maraknya lagu cabul para pemimpin agama, baik yang muslim di pesantren, mau pun para pendeta di kalangan Kristen. Tentu ini hanya sekadar contoh, tentang anomaly manusia yang semakin hari akan semakin beragam (007-banua)

Avatar photo

Penulis

Pekerja Sosial, Jurnalis, dan Pengamat Sosial. Aktif di networking NGO internasional, for humanity, empowering society, peace and justice. Menekuni Demografi - Geografi, al-Bidayah wa an-Nihayah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelajahi Berita Terkini dan Esai Menarik

    Menjelajahi Berita Terkini dan Esai Menarik

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Developer
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Berita Terkini Dalam dunia yang serba cepat, mendapatkan berita terkini adalah suatu keharusan. Para pembaca sering mencari informasi terbaru tentang politik, teknologi, budaya, dan kesehatan. Dengan memahami isu-isu ini, kita dapat lebih siap menghadapi tantangan zaman modern. Misalnya, berita politik sering kali menjadi pusat perhatian, memberikan insight tentang kebijakan yang dapat mempengaruhi banyak orang. Esai […]

  • Tak Ada Yang Lebih Revolusioner Dari Seorang Pembaca Buku

    Tak Ada Yang Lebih Revolusioner Dari Seorang Pembaca Buku

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Romario
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Oleh: Romario* — Ada kesalahan besar soal bagaimana media menggambarkan pembaca buku, seseorang yang berkacamata sambil mendekap sebuah buku. Padahal pembaca buku adalah orang-orang revolusioner, mereka datang dengan gagasan yang meruntuhkan apa yang telah dipercayai begitu saja. Mereka menelurkan keindahan dan kebrutalan dalam balutan sastra, bahkan menulis sajak-sajak yang bisa saja mengganggu penguasa. Pendiri Republik ini adalah […]

  • Mengajak Wahid Hasyim ‘Membaca’ NU Kini

    Mengajak Wahid Hasyim ‘Membaca’ NU Kini

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Najmi Fuady
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Oleh: Najmi Fuady* — Beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah tulisan berjudul Mengapa Saya Memilih NU yang beredar di Facebook. Penulisnya adalah Allahyarham K.H. Wahid Hasyim, putra dari pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyekh K.H. Hasyim Asy’ari, sekaligus ayah dari K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Majalah Gema Muslimin menerbitkan tulisan tersebut pada November 1953 di tahun pertamanya. […]

  • Lebih Cepat Belum Tentu Lebih Baik

    Lebih Cepat Belum Tentu Lebih Baik

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Romario
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Oleh: Romario* — Jargon “Lebih Cepat, Lebih Baik” sudah seharusnya dipertanyakan, benarkah lebih cepat lebih baik? Kadang lebih cepat malah membuat berantakan dan tidak selalu baik. Kehadiran internet telah menambah kecepatan untuk mendapatkan informasi, tapi informasi yang didapat tidak selalu baik, bahkan sering kali keliru. Dalam situasi serba cepat saat ini, kita seperti berada di […]

  • Kebenaran dan Kepentingan

    Kebenaran dan Kepentingan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Najmi Fuady
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Selama tujuan masih jauh dari genggaman, manusia akan mencari banyak cara untuk mendekatinya. Ada yang mengejar kekayaan, jabatan, pengaruh, rasa aman, atau sekadar pengakuan. Caranya pun bermacam-macam. Ada yang bekerja sangat keras, ada yang membangun relasi, ada pula yang memilih memuji dan ada juga yang hanya diam menahan pendapatnya. Bukan karena itu adalah kebenaran, melainkan […]

  • Ulasan Buku Psikoanalisis dan Agama: Apakah Agama Jawaban Bagi Kecemasan Manusia?

    Ulasan Buku Psikoanalisis dan Agama: Apakah Agama Jawaban Bagi Kecemasan Manusia?

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Romario
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh: Romario* — Sebelum mengulas buku ini, penulis mendefinisikan terlebih dahulu apa itu psikoanalisis. Jadi, psikoanalisis adalah analisis terhadap jiwa. Teori ini dikemukakan oleh Sigmund Freud, ia memiliki gagasan bahwa yang menggerakkan perilaku manusia bukanlah rasional tapi irasional yakni terletak di alam bawah sadar. Apa yang kita lakukan sehari-hari, lebih banyak dikendalikan oleh alam bawah […]

expand_less